IKUTI AJARANNYA JANGAN PERBUATANNYA

23:3 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya

Jemaat yang dikasihi Tuhan.

Dalam kehidupan bersama (gereja) kadang muncul kekecewaan, baik terhadap Majelis, pendeta atau jemaat yang lain. kekecewaan timbul karena merasa tidak puas melihat antara yang diajartkan dan yang dilakukan tidak sesuai, orang bilang ‘jarkoni’  Kekecewaan seringkali juga membuat seseorang menjadi undur dalam kehidupan bersama, bahkan ada yang juga pindah gereja, yang lebih parah lagi perpecahan.

Bagaimana seharusnya kita menyikapi hidup bersama sehingga kita tidak menjadi kecewa ? Mari kita belajar dari pengajaran Tuhan Yesus.

Dalam bacaan kita hari ini, Tuhan Yesus mengecam perbuatan para ahli Taurat dan orang Farisi, mengapa ? Ada beberapa alasan :

  1. Karena apa yang mereka ajarkan tidak sesuai dengan apa yang mereka lakukan. Mereka telah menduduki kursi Musa, artinya mereka memiliki jabatan pemimpin umat dimana mereka menguasai hukum-hukum yang harus diajarkan dan dilakukan, mereka memiliki kuasa untuk mengajar dan juga menghakimi perkara hukum. Tetapi sayang mereka hanya pandai dan pintar tetapi tidak melakukannya, orang bilang munafik.
  2. Pengetahuan dan kedudukan membuat mereka menjadi tinggi hati dan sombong. Mereka menganggap lebih baik, lebih suci dan lebih layak dibanding dengan umat kebanykan. Bahkan cenderung menghakimi orang lain menurut pikiran mereka.
  3. Mereka gila hormat. Mereka sangat senang jika dipuji dan di hormati, bahkan keagamaan yang mereka lakukan bukan ditujukan kepada Tuhan tetapi untuk mencari hormat dan pujian manusia.

Melihat perilaku mereka yang demikian, Tuhan Yesus mengajarkan kepada umat agar jangan menjadin kecewa tetapi : ikuti ajaran mereka, karena mereka mengajarkan hukum-hukum Tuhan, tetapi  jangan ikuti perbuatan mereka.

 

Jemaat yang dikasihi Tuhan.

Dalam kehidupan bersama, jangan kita menjadi kecewa terhadap orang lain, ingat ajaran Tuhan Yesus. ikuti ajarannya jangan ikuti perbuatannya. Karena Rabi, Bapa, Pemimpin sejati kita, yang harus kita ikuti hanya satu yaitu BAPA di Sorga. Karena itu jangan meninggikan diri karena akan direndahkan, tetapi barang siapa merendahkan diri akan ditiinggikan. Amin.